William Kamkwamba was born in August 1987 in Kasungu, Malawi, a small landlocked country in southeastern Africa. He grew up on a family farm where his parents grew maize. In 2001, when William was fourteen years old, a severe drought hit his country. Because of the bad harvest, his family could no longer afford the fee for his secondary school, so he was forced to drop out.


Despite leaving school, William refused to give up on his education. Instead of staying idle, he started visiting his local primary school library regularly. Although he knew only basic English at the time, he used dictionaries to read books about science and technology. One afternoon, he came across an American textbook titled Using Energy. The book explained how generators and windmills could produce electricity from wind.


Determined to light up his village, William decided to build his own windmill. Because he had no money to buy materials, he searched through local junkyards for scrap metal, old bicycle parts, tractor fans, and plastic pipes. Many people in his village laughed at him and thought he had gone crazy.


However, William kept working on his project step by step. After weeks of hard work, he successfully assembled a working 5-meter-tall windmill. When a strong gust of wind blew across the yard, the wooden blades rotated, and a small light bulb connected to the generator flickered on. The villagers, who had previously doubted him, gathered around in amazement. Soon, his invention was charging mobile phones and powering radio sets for his entire neighborhood.


Eventually, news of William’s achievement spread beyond his small village. In 2007, he was invited to speak at a prestigious TED conference, where his story inspired people from all around the world. William later earned a degree from Dartmouth College in the United States and wrote a best-selling memoir about his journey. Today, his story serves as a reminder that creativity and persistence can overcome even the hardest challenges.


Now, answer these questions correctly.


1. What is the main purpose of the text?

A. To persuade readers to build windmills in rural areas

B. To retell the significant life events of William Kamkwamba

C. To explain the scientific process of converting wind into electricity

D. To entertain readers with a fictional story about an African village

E. To describe the physical geographical conditions of Kasungu, Malawi


2. In which paragraph do we find the Orientation of the recount text, and what information does it provide?

A. Paragraph 1; it introduces the main character, setting, and background problem.

B. Paragraph 2; it highlights William's self-directed study habits in the local library.

C. Paragraph 3; it details the specific materials collected from local junkyards.

D. Paragraph 4; it describes the climax when the light bulb flickered on.

E. Paragraph 5; it provides a final evaluation of William’s global achievements



3. What is the main function of the Re-orientation in Paragraph 5?

A. To list the step-by-step materials needed to build a windmill

B. To present an argument against dropping out of school

C. To provide a concluding summary of William’s outcome and a final remark

D. To describe the reaction of the villagers when the light flickered on

E. To introduce new characters who helped William study at Dartmouth College

 

4. Consider the sentence below from Paragraph 1:

"In 2001, when William was fourteen years old, a severe drought hit his country."

Why did the writer use the Simple Past tense (hit) here?

A. To show an action that is still happening right now

B. To describe an action that completed at a specific point in the past

C. To describe a habit William had when he was young

D. To show an action that was interrupted by another event

E. To indicate an action occurring prior to another past event


5. Look at the past perfect tense used in Paragraph 4:

"The villagers, who had previously doubted him, gathered around in amazement."

Why is the Past Perfect tense (had doubted) used instead of the Simple Past (doubted)?

A. Because the doubting happened after the villagers gathered around

B. Because the doubting happened at the same time as the villagers gathered

C. Because the doubting happened before another past action (gathering around)

D. Because the villagers are still doubting William today

E. To emphasize an action that will continue into the future


6. Which word from Paragraph 1 is a synonym for a period of time with no rain that causes water shortages?

A. Harvest

B. Maize

C. Drought

D. Fee

E. Landlocked


7. In Paragraph 3, what does the word "scrap" in "scrap metal" mean?

A. Brand new and expensive

B. Discarded or unused leftover pieces

C. Soft and easy to bend

D. Imported from another country

E. Rare and highly valuable


8. Which of the following words functions as a chronological time connector used to show the transition to the final outcome in the story?

A. Although

B. Because

C. Eventually

D. Instead

E. Despite


9. Which sequence correctly orders the Series of Events in William’s story?

A. Built windmill --> Left school --> Read library books --> Spoke at TED conference

B. Left school --> Read library books --> Built windmill --> Spoke at TED conference

C. Read library books --> Left school --> Spoke at TED conference --> Built windmill

D. Left school --> Spoke at TED conference --> Built windmill --> Read library books

E. Built windmill --> Visited local library --> Left school --> Earned a college degree


10. What character value is most clearly demonstrated by William in the Series of Events?

A. Hospitality and politeness

B. Self-reliance and critical thinking

C. Environmental obedience and compliance

D. Competition and rivalry

E. Mutual cooperation


Kebutuhan air panas kini menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari hari. Banyak keluarga menggunakan water heater untuk mendukung aktivitas mandi, mencuci, hingga kebutuhan kebersihan lainnya. Di antara berbagai pilihan yang tersedia, electric water heater menjadi salah satu jenis yang paling populer karena praktis, mudah digunakan, dan mampu menyediakan air panas kapan saja.

Meski demikian, masih banyak orang yang bertanya apakah water heater listrik aman atau tidak. Pertanyaan ini wajar karena perangkat tersebut menggabungkan listrik dan air dalam satu sistem. Jika tidak memahami cara kerja serta standar keamanan yang dimiliki produk modern, sebagian orang mungkin merasa khawatir saat menggunakannya.

Faktanya, water heater listrik modern dirancang dengan berbagai teknologi keamanan yang membuat penggunaannya sangat aman. Selama pemasangan dilakukan dengan benar dan produk yang digunakan berasal dari merek terpercaya, risiko yang muncul dapat diminimalkan secara signifikan. Salah satu pilihan yang banyak direkomendasikan adalah Ariston water heater karena menghadirkan fitur keamanan lengkap serta kualitas yang telah diakui di berbagai negara.

Teknologi Keamanan pada Water Heater Listrik

Banyak orang menganggap bahwa perangkat listrik yang berhubungan dengan air memiliki risiko tinggi. Padahal perkembangan teknologi telah menghasilkan sistem perlindungan yang sangat canggih sehingga penggunaan water heater menjadi jauh lebih aman dibandingkan beberapa dekade lalu.

Pada electric water heater modern, produsen umumnya menyematkan thermostat otomatis yang berfungsi mengontrol suhu air. Ketika suhu mencapai batas tertentu, sistem akan menghentikan proses pemanasan secara otomatis sehingga air tidak menjadi terlalu panas.

Selain itu terdapat fitur pengaman berupa pemutus arus otomatis yang bekerja ketika terjadi kondisi abnormal. Sistem ini mampu menghentikan aliran listrik sehingga komponen internal tetap terlindungi dan pengguna dapat merasa lebih aman saat menggunakan perangkat setiap hari.

Faktor yang Menentukan Tingkat Keamanan


Keamanan water heater tidak hanya bergantung pada produknya saja. Ada beberapa faktor lain yang turut memengaruhi tingkat keamanan selama penggunaan jangka panjang.

Faktor pertama adalah kualitas instalasi listrik. Water heater membutuhkan sambungan listrik yang sesuai dengan kapasitas daya perangkat. Instalasi yang asal asalan berpotensi menimbulkan masalah seperti korsleting atau kerusakan komponen.

Faktor kedua adalah penggunaan produk yang memiliki sertifikasi keamanan resmi. Produk berkualitas biasanya telah melewati berbagai pengujian ketat sebelum dipasarkan kepada konsumen. Oleh karena itu pemilihan merek terpercaya menjadi langkah penting sebelum melakukan pembelian.

Faktor ketiga adalah perawatan berkala. Pemeriksaan rutin membantu menjaga seluruh komponen tetap bekerja secara optimal. Dengan kondisi perangkat yang baik, tingkat keamanan penggunaan akan tetap terjaga dalam jangka panjang.

Mengapa Produk Berkualitas Lebih Aman

Saat memilih water heater, harga murah sering kali menjadi pertimbangan utama. Namun keamanan seharusnya menjadi prioritas yang tidak boleh diabaikan.

Produk berkualitas menggunakan material yang lebih baik sehingga mampu bertahan terhadap tekanan air maupun perubahan suhu yang terjadi setiap hari. Material tangki yang kuat juga membantu mengurangi risiko kebocoran dalam jangka panjang.

Selain material, kualitas komponen elektronik juga memiliki peran besar. Komponen yang dirancang dengan standar tinggi biasanya memiliki ketahanan lebih baik terhadap lonjakan listrik sehingga risiko kerusakan menjadi lebih rendah.

Di sinilah pentingnya memilih Ariston water heater yang telah dikenal memiliki standar kualitas internasional. Produk Ariston dirancang dengan berbagai fitur perlindungan sehingga memberikan rasa aman bagi seluruh anggota keluarga.

Sistem Perlindungan Berlapis

Salah satu keunggulan produk Ariston adalah adanya sistem perlindungan berlapis yang bekerja secara otomatis. Sistem ini membantu menjaga suhu tetap stabil serta melindungi perangkat dari kondisi yang tidak diinginkan.

Perlindungan tersebut mencakup pengaturan suhu otomatis, perlindungan terhadap tekanan berlebih, dan komponen kelistrikan yang dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Kombinasi teknologi tersebut membuat pengguna dapat menikmati air panas dengan lebih nyaman.

Dengan adanya berbagai fitur keamanan tersebut, risiko yang sering dikhawatirkan masyarakat sebenarnya dapat diminimalkan secara efektif selama pemasangan dilakukan sesuai standar.

Kesalahan yang Sering Menyebabkan Risiko

Sebagian besar kasus gangguan pada water heater bukan berasal dari produknya, melainkan akibat kesalahan penggunaan atau pemasangan yang tidak sesuai prosedur.

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah menggunakan instalasi listrik yang tidak memenuhi spesifikasi. Kabel dengan kapasitas terlalu kecil dapat mengalami panas berlebih dan berpotensi menimbulkan masalah pada sistem kelistrikan rumah.

Kesalahan lainnya adalah mengabaikan perawatan rutin. Endapan mineral yang menumpuk dalam tangki dapat memengaruhi kinerja pemanas sehingga perangkat bekerja lebih berat dari seharusnya.

Pengguna juga sering menunda pemeriksaan ketika muncul tanda tanda gangguan seperti suhu air yang tidak stabil atau suara tidak biasa dari dalam tangki. Padahal pemeriksaan sejak dini dapat mencegah kerusakan yang lebih besar.

Keunggulan Ariston Andris2 Series untuk Kebutuhan Rumah



Jika kamu mencari water heater listrik yang aman dan efisien, Ariston Andris2 Series menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan. Produk ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga modern yang mengutamakan kenyamanan sekaligus keamanan.

Ariston Andris2 Series hadir dengan desain kompak sehingga mudah dipasang pada berbagai jenis kamar mandi. Ukurannya yang praktis membuat produk ini cocok digunakan pada rumah dengan ruang terbatas tanpa mengurangi performa pemanasan air.

Selain desain yang ringkas, produk ini juga dilengkapi teknologi keamanan yang membantu menjaga kenyamanan penggunaan setiap hari. Material tangki yang berkualitas tinggi memberikan perlindungan lebih baik terhadap korosi sehingga umur pemakaian menjadi lebih panjang.

Efisiensi dan Kenyamanan dalam Satu Produk

Konsumsi energi yang efisien menjadi salah satu alasan mengapa banyak keluarga memilih Ariston Andris2 Series. Sistem pemanasnya mampu bekerja secara optimal tanpa menyebabkan pemborosan listrik yang berlebihan.

Air panas dapat tersedia dengan cepat sehingga aktivitas mandi menjadi lebih nyaman. Hal ini sangat membantu terutama bagi keluarga dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan air panas kapan saja.

Kombinasi antara efisiensi energi, teknologi keamanan, dan kualitas material membuat produk ini menjadi investasi jangka panjang yang memberikan manfaat nyata bagi penghuni rumah.

Cara Menggunakan Water Heater dengan Aman

Penggunaan water heater yang aman sebenarnya cukup sederhana jika kamu mengikuti beberapa langkah penting. Pertama, pastikan pemasangan dilakukan oleh teknisi berpengalaman agar seluruh sistem bekerja sesuai standar.

Kedua, lakukan pemeriksaan berkala pada instalasi listrik dan saluran air. Langkah ini membantu mendeteksi potensi masalah sejak awal sehingga dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.

Ketiga, gunakan produk sesuai petunjuk dari pabrikan. Hindari melakukan modifikasi sendiri pada sistem kelistrikan maupun komponen internal karena tindakan tersebut dapat mengurangi tingkat keamanan perangkat.

Dengan penerapan langkah langkah tersebut, penggunaan electric water heater dapat berlangsung aman dan nyaman selama bertahun tahun.

Kesimpulan

Pertanyaan mengenai water heater listrik aman atau tidak sebenarnya dapat dijawab dengan jelas berdasarkan fakta yang ada. Water heater listrik modern telah dilengkapi berbagai teknologi keamanan yang mampu melindungi pengguna selama pemasangan dan penggunaan dilakukan sesuai standar.

Tingkat keamanan juga sangat dipengaruhi oleh kualitas produk yang dipilih. Menggunakan produk dari merek terpercaya seperti Ariston water heater memberikan keuntungan berupa fitur perlindungan yang lebih lengkap, material berkualitas tinggi, serta daya tahan yang lebih baik untuk penggunaan jangka panjang.

Bagi kamu yang sedang mencari water heater listrik untuk rumah, Ariston Andris2 Series merupakan pilihan yang sangat layak dipertimbangkan. Produk ini menawarkan kombinasi antara keamanan, efisiensi energi, kenyamanan, dan kualitas yang telah terbukti sehingga mampu memenuhi kebutuhan air panas keluarga dengan lebih optimal.


Part 1 Choose the correct answer by crossing (X) a, b, c, or d.

  1. If the rain stops soon, we _______ our football match in the backyard.

a. continue b. will continue c. would continue d. had continued


  1. If I _______ a lot of money right now, I would treat all my classmates to Bakso.

a. have b. had c. am having d. had had


  1. Maya would have arrived at school before the gate closed if she _______ up earlier this morning.

a. wakes b. woke c. has woken d. had woken


  1. If Mr. Rudi _________ absent today, we would have a free class. But unfortunately, he is here.

a. is b. was c. were d. been


  1. If you ____________ the package today, you will receive it by tomorrow afternoon.

a. send b. sent c. will send d. had sent


  1. I didn't see the WhatsApp notification. If I had seen your message, I _______ your house.

a. will visit b. would visit c. will have visited d. would have visited

   

Part 2: Complete the sentences by changing the verb in the bracket into the correct form.

  1. If my mom gives me some pocket money, I ______________ (save) it in my piggy bank.

  2. If we ______________ (know) that the store was closed yesterday, we wouldn't have gone there.

  3. If Daisy ______________ (invite) me to his birthday party next week, I will definitely come.

  4. Puteri would travel around the world if she ______________ (win) the lottery.

  5. If they lived near the beach, they ______________ (go) surfing every single day.

  6. If you had studied hard for the final exam, you ______________ (get) the highest score. 

Part 3: Read the conditional sentences below (Type 2 or Type 3) and write down the actual fact (reality).

  1. Sentence: If I practiced English every day, I would speak fluently.

Fact: 

  1. Sentence: If she were a bird, she would fly to your house.

Fact:

  1. Sentence: If I hadn't forgotten my wallet, I would have bought that comic book. 

Fact:

  1. Sentence: If Kevin knew her phone number, he would call her right away. 

Fact:

  1. Sentence: If the smartphone weren't so expensive, my father would buy it for me.

Fact:

  1. Sentence: If it hadn't rained heavily last night, the road wouldn't have been flooded. 

Fact:


Part 4: Put the verbs in the correct form.

  1. This soup would taste better if it ____________ (have) more salt in it.

  2. If I were you, I __________________ (not/marry) him.

  3. We would buy that house if it __________________ (not/be) so small.

  4. I __________________ (forget) Tom’s birthday if Ann hadn't reminded me. 

  5. If Jim ___________________ (miss) the bus, he would have been late for his interview.

  6. I would have sent you a postcard while I was on vacation if I ___________________________

 

Exercise 2. Read the facts below and write a sentence with if.

  1. People don’t understand him because he doesn’t speak very clearly.

If he spoke clearly, people would understand him. 

  1. He’s fat because he doesn't get any exercise. 


  1. We can’t have lunch outside because it’s raining.


  1. She wasn't injured in the crash because she was wearing a seat belt.


  1. The accident happened because the driver in front stopped suddenly. 


  1. She didn't eat anything because she wasn't hungry.